Mengembangkan Idea Dan Kreatifitas

Menurut Vikipedia imajinasi secara umum, adalah kekuatan atau proses menghasilkan citra mental dan ide (gagasan). Istilah ini secara teknis juga dipakai dalam psikologi sebagai proses membangun kembali persepsi dari suatu benda yang terlebih dahulu diberi persepsi pengertian. Sejak penggunaan istilah ini bertentangan dengan yang dipunyai bahasa biasa. Beberapa psikolog lebih menyebut proses ini sebagai ‘menggambarkan’ atau ‘gambaran’ atau sebagai suatu reproduksi yang bertentangan dengan imajinasi ‘produktif’ atau ‘konstruktif’.
Gambaran citra dimengerti sebagai sesuatu yang dilihat oleh ‘mata pikiran’. Suatu hipotesis untuk evolusi imajinasi manusia ialah bahwa hal itu memperbolehkan setiap makhluk yang sadar untuk memecahkan masalah (dan oleh karena itu meningkatkan fitnes) perseorangan oleh penggunaan simulasi (permainan) jiwa.
Pengertian di atas rasanya terlalu abstrak dan kurang membumi. Terlepas dari itu semua, pemahaman tentang imajinasi dan kreativitas perlu menjadi acuan dalam langkah dalam berfikir kita sehari-hari.
Anda ingin berkembang dan maju? “Berfikirlah yang kreatif”. Berfikir kreatif adalah, proses berfikir untuk menemukan ide-ide yang baru. Dengan cara berfikir kreatif inilah yang membuat orang ulet tidak mau menyerah terhadap langkah-langkah dalam tindakkannya. Cara berfikir kreatif sebenarnya juga bisa dilakukan untuk tujuan apa saja.

Baik itu untuk pengembangan ide-ide bisnis berskala besar, maupun dalam skala kecil misalnya usaha toko kelontong, hingga pedagang K5. Bahkan seorang seniman, desainer, fotografer hingga seorang pemimpinpun sebenarnya dituntut untuk selalu berfikir kreatif agar memiliki gagasan-gagasan baru yang produktif dan variatif.

Bagi seorang seniman, desainer dan fotografer, cara berfikir kreatif, harus selalu ditumbuhkan. Karena dengan ide dan gagasan yang baru, akan mampu memunculkan karya yang baru dan berbeda.
Kadang ide dan gagasan ini muncul dari peristiwa atau benda yang ada disekitar kita. Tak jarang ide-ide kreatif itu, muncul karena perilaku seseorang yang ada di sekitar kita. Tak jarang pula sebuah karya besar, hanya karena melihat sebuah benda kuno, yang kemudian muncul pemilikiran untuk menciptakan sebuah karya yang beda. Continue reading “Mengembangkan Idea Dan Kreatifitas”

Kreatif dan Imajinatif

Imajinasi Kreativitas adalah : Imajinasi yang dilakukan dengan melakukan proses kreatif baik secara konsep, gagasan dan tindakan dengan melakukan perubahan dengan beragam cara serta melalui proses yang berbeda.(kawanlama95).Dorongan manusia untuk berubah,dalam arti paradigma berfikir secara konstruktif merupakan merupakan rangkaian proses berfikir  manusia secara imajinatif.Lain halnya permasalahan yang diangap mudah atau gampang untuk mengatasinya.example 1 + 1 adalah 2 tetapi coba anda berfikir kenapa 2 adalah 1 + 1 atau 4 – 2 atau 4 : 2 .Dalam pelaksaannya berfikri secara konvesional terkadang tidak mendapatkan hasil maksimal . Maka imajinasi kreaktifitas perlu di coba. Continue reading “Kreatif dan Imajinatif”

Pengertian Sosiolinguistik

 Sosiolinguistik adalah cabang linguistik yang mengkaji hubungan antara bahasa dan masyarakat penuturnya. Ilmu ini merupakan kajian kontekstual terhadap variasi penggunaan bahasa masyarakat dalam sebuah komunikasi yang alami.

Variasi dalam kajian ini merupakan masalah pokok yang dipengaruhi atau mempengaruhi perbedaan aspek sosiokultural dalam masyarakat. Kelahiran Sosiolinguistik merupakan buah dari perdebatan panjang dan melelahkan dari berbagai generasi dan aliran. Puncak ketidakpuasan kaum yang kemudian menamakan diri sosiolinguis ini sangat dirasakan ketika aliran Transformasional yang dipelopori Chomsky tidak mengakui realitas sosial yang sangat heterogen dalam masyarakat. Continue reading “Pengertian Sosiolinguistik”

ANALISIS STILISTIKA CERPEN CELOTEH SEPATU KARYA ALPANSYAH

Pengarang : Muhammad Irsan
Tahun : 2010

Abstrak

cerpen Celoteh Sepatu

2)   memahami gaya bahasa cerpen Celoteh SepatuSebagai sebuah karya imajiner, fiksi mengungkapkan berbagai macam persoalan tentang manusia dan kehidupan. Pengarang menghayati berbagai permasalahan tersebut dengan penuh kesungguhan yang kemudian diungkapkannya kembali melalui sarana fiksi sesuai dengan pandangannya. Oleh karena itu, fiksi, menurut Altenberd dalam Nurgiyantoro (2000:2), dapat diartikan sebagai “prosa naratif yang bersifat imajinatif, namun biasanya masuk akal dan mengandung kebenaran yang mendramatisasikan hubungan- hubungan antar manusia. Pengarang mengemukakan hal itu berdasarkan pengalaman dan pengamatannya terhadap kehidupan. Namun, hal itu dilakukan secara selektif dan dibentuk sesuai dengan tujuannya sekaligus memasukkan unsur hiburan dan penerangan terhadap pengalaman kehidupan manusia”. Penyeleksian pengalaman kehidupan yang akan diceritakan tersebut, tentu saja, bersifat subjektif. Continue reading “ANALISIS STILISTIKA CERPEN CELOTEH SEPATU KARYA ALPANSYAH”

Pengertian Novel Dan Unsur-Unsurnya

 

Sastra pada dasarnya merupakan ciptaan, sebuah kreasi bukan semata – mata sebuah imitasi (dalam Luxemburg, 1989: 5). Karya sastra sebagai bentuk dan hasil sebuah pekerjaan kreatif, pada hakikatnya adalah suatu media yang mendayagunakan bahasa untuk mengungkapkan tentang kehidupan manusia. Oleh sebab itu, sebuah karya sastra, pada umumnya, berisi tentang permasalahan yang melingkupi kehidupan manusia. Kemunculan sastra lahir dilatar belakangi adanya dorongan dasar manusia untuk mengungkapkan eksistensi dirinya. (dalam Sarjidu, 2004: 2). Continue reading “Pengertian Novel Dan Unsur-Unsurnya”

شعر الفرسيه


هاذا الشعر ه و نموذج من شعر الفروسية في عرف في العصر الجاهلي من جراء الحروب و النزاعات التي كانت تقع بين القبائل. و تتضح لنا بعض صور هاذا النوع من الشعر بعد تناولنا لقصيدة عنترة التي بين ايدينا Continue reading “شعر الفرسيه”